Arie Adireksa
Hmmm aneh,,,
Melihat seorang anak yang begitu dimanjakan sehingga tak diperbolehkan melakukan apapun dirumah kecuali belajar dan belajar dengan tujuan menyiapkan masa depan sang anak dengan prestasi sekolah yang gemilang,,
Sampai lupa dengan kemandirian yang seharusnya menjadi bekal kehidupan..

Tpi,,
Apakah benar seseorang anak dapat melewati kehidupan dewasa dengan mudah hanya dengan bekal belajar pelajaran sekolah, padahal masih banyak pelajaran yang ada diluaran sana ♈ª♌ğ tak ada dibangku sekolah tentang kehidupan yang terlihat mudah tp sulit dijalani,,

Apakah sosialisasi sekarang dilupakan dimana diharuskan tidak pilih-pilih dalam bergaul seperti ajaran agama..
Bukankah nnti hanya mengajarkan sebuah keegoisan yang tinggi dengan ajaran seperti itu.

Apakah dapat terbentuk moral yang mantap saat harus bergumul dengan masyarakat luas yng tentu saja berbeda-beda sifat dan sikap..

Apakah sudah tidak ada ajaran tentang mengajarkan cara bergaul dengan masyarakat sejak dini seperti ajaran kuno yang ada sejak nenek moyang,,

Apakah nntinya z/siªªªƿ_||_**ßoº°˚˚°ºzzy menghadapi lika-liku kehidupan yang penuh dengan kerikil” tajam yang mempermainkan hati dan jiwa bahkan yang bermental baja sekalipun..
Toleransi apakah akan tebentuk dalam hatinya…

Hhmmm….
Entahlah..
Lagian aq jga belum punya anak

Tapi sial..
Aq hidup dikehidupan seperti ini…

Dikirim dari WordPress untuk BlackBerry.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s